fallin' a part 🍃
Selamat bersantai! hihi. Kapan ya kita bisa merasa cukup dalam segala hal? Rasanya mustahil. Dan kayak ga mungkin banget. Sampe Allah berulang kali notice hambaNya dalam surah Ar-Rahmaan (kasih sayang), bahwa;
[فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ]
"nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian dustakan?". 31 kali Allah notice dengan se-lembut itu, dengan se Rahman itu Allah ingetin hambaNya tentang nikmat-nikmat yang udah Allah kasih. Setiap nafas, langkah, pandangan, Allah berikan dengan sempurna. Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah. Serangkaian nikmat yang Allah kasih termasuk kedalam setiap fase kehidupan hambaNya. Dan kali ini aku sedang berada pada fase yang rumit dari versiku sendiri. you may see, apakah kita sedang atau sudah melewati fase-fase yang sama. i think ini cukup buat jadi pembukaan yang cukup berbelit-belit. hehe
masih di atas bentala yang basah diguyur air hujan,
07 Oktober 2022, 21.46
sambil duduk di shafa, pinjem laptop Abi yang kebetulan laptopku masih dipondok. Inget kalo masih punya tanggungan blog yang belum selesai diketik dan seketika keinget juga kejadian nabrak kucing di jalan siang tadi :". Tapi kucingnya ga apa, cuman kejedot badan motor aja. maafin aku yaAllah :". So, here we go...
Sedang berada pada fase dimana pengen bisa meraih apa yang sedang oranglain capai. Saat melihat pencapaian orang-orang yang udah bisa melangkah jauh dan meraih satu demi satu mimpi mereka rasanya beban buat diri sendiri. Sampai akhirnya membuat sebuah deep question untuk diri sendiri.
Sedang berada pada fase dimana lebih banyak berfikir tentang hal-hal yang sebelumnya ngga pernah terfikirkan. Sampai di tahap ngeliat orang-orang di sekitar aku, kaya enjoy aja gitu hidupnya.
Sedang berada pada fase dimana muncul sebuah pertanyaan "apakah cuman aku aja yang ngelakuin hal-hal kaya gini?". Saat temen lain sibuk hal-hal receh, sedang aku lagi mikir "mau nulis apa buat hari ini?". i have no idea apa yang harus aku lakuin, karena jujurly akhir-akhir ini berasa banyak hikmah yang terlewati begitu saja. banyak hal baik yang aku sendiri ngga lagi menotice-nya. barely to write a little things i have been through nowadays. itu ngga enak buat aku. sungguh habbit yang sangat sulit untuk di lakukan lagi, untuk menuliskan what was going on around me. syedih :".
Sedang berada pada fase dimana sedang mencoba enjoy dengan keadaan dan mencoba tidak mengeluh. Overthingking yang masih aja mampir lewat peristiwa yang sedang dilalui. Mencoba make sure kalo semua ini akan baik-baik saja. Bahwa apa yang sedang dipikirkan ini berlebihan. sesuatu yang ngga pantes buat hamba Allah. Bahkan zaman dulu Allah udah menunjukan sebuah pembelajaran dari kisah nabi Musa AS.
'Jika sesuatu terlihat mustahil, jangan khawatir tentang hari esok. lakukan apa yang bisa kita lakukan hari ini. nabi musa memukulkan tongkatnya ke laut, tanpa mengetahui laut itu akan terbelah dan memberinya jalan keluar. jangan pernah berputus asa. innallaaha ma'ana, sesungguhnya Allah bersama hambaNya'.
Hari besok, minggu depan, bulan depan, bahkan tahun yang akan datang ngga akan sama. Fase setiap manusia berbeda. Akan ada saatnya fase itu berubah di gantikan fase lain, dan bisa jadi apa yang kita rasakan saat ini belum dilalui atau bahkan sudah dilalui oleh oranglain. Semua tergantung bagaimana cara bersikap si hamba ini. Mungkin fase kali ini sudah jauh dilalui sama orang-orang yang mereka sudah lebih dulu untuk Allah izinkan menapaki mimpi-mimpi mereka. Mungkin juga bisa jadi cobaan mereka lebih berat, lebih rumit, tapi Allah segerakan harapan baik mereka yang juga sudah tergariskan, dan memang yang terbaik untuk mereka.
Sedang berada pada fase dimana diuji dengan banyak perasaan. Pernah berfikir, aku normal ngga ya ngga suka sama orang saat ini. i feel all the things is just the same. Orang-orang nge-treat in the difference way. Masing-masing punya kapasitasnya. Punya cara yang berbeda untuk mengimplementasikan seperintil hal dalam kehidupanya. Mungkin hal-hal kaya gitu yang membuat aku terkadang mikir. :"iya kadang . Suka bilang ke diri sendiri need someone to talk, buat sharing dan having obrolan posistive, tapi kenawhy itu susah banget ya?. Ahh inimah aku aja yang berlebihan :). Sempet berfikir, nanti kalau punya partner hidup semoga aja orangnya keep sharing *looll
Sedang berada pada fase dimana teman itu sangat berharga. like a pearl in the oceant *aseek. Punya temen yang love language nya sama itu sesuatu syekaliii bunddd. Apalagi kalo partner hidup *ckck kan mulai lagi sksk. Tapi lagi-lagi, semua ada masanya. Ngga harus sama, ngga harus stuck. Malah kudu berubah. Sekarang lebih ingin apa-apa itu karena Allah aja. Allah mau ambil, mau ganti pun ga apa. Allah lebih tau, bisa jadi orang yang kita rasa baik versi kita saat itu Allah gantikan dengan baiknya versi Allah saat ini.
Sedang berada pada fase tidak ingin jadi siapa-siapa. Belajar dari kisah Bilal bin Rabbah yang hanya seorang budak yang berkulit legam, ngga banyak di lirik sama orang. Ngobrol aja orang ogah banget. Tapi terompahnya terdengar di surga. Kisah sahabat yang ngga melirik status duniawi tapi Allah janjikan mereka kebahagiaan di akhirat. Ada sebuah quotes gini, 'semua orang ingin menjadi seseorang tapi tidak ada yang mau tidak menjadi orang. Namun ketika seseorang itu tidak ingin menjadi siapa-siapa, maka dia akan menjadi seseorang'. Masalah ini kompleks banget,sebelum kenal kata-kata itu aku mikir bahwa kita hidup didunia itu ya harus menjadi seseorang biar orang bisa tau siapa kita. But that doesnt make anysense. Sampai akhirnya tertamvar, bahwa semua itu cuman buat cape dan selalu merasa kurang.
Sedang berada pada fase dimana, aku suka mikir kalau tulisan-tulisanku saat ini memang diperuntukan untuk saat ini saja. Dari hal-hal nulis blog yang isinya cuman coretan peristiwa yang di alami layaknya anak remaja seusiaku, sebuah kontemplasi yang hadir pada setiap deru napas dan yaa, semoga saja ada sedikit manfaat yang bisa dijadikan reminder setting. Dan lagi-lagi, semuanya akan kembali kepada niat awal tentunya. Saat aku berniat menulis di blog ini, untuk sekedar membagi pikiranku yang sering ruwet, dan berharap banyak yang tertarik untuk baca. But once, sekarang aku pahami bahwa semua itu bukanlah suatu kebaikan. Then i am trying to do everything karena Allah aja deeh, hehe, and i feel ini sangat membuatku lebih enjoy untuk menulis.
Sekian dan terimaHAJI :D
ditulis setelah baca postingan teh rifkha.
Someone who is definetly makes me like slapping into the lake hwhw
*kidding

.jpeg)
Komentar
Posting Komentar